11 April 2026

Giri Prasta Bantu Siswa Korban Banjir Bandang di Buleleng

Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta melayat di rumah duka korban banjir di Desa Banjar, Buleleng, Rabu. (Foto: Biro Humas Setda Provinsi Bali)

BULELENG, bicarabali.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta meninjau langsung lokasi banjir bandang yang menerjang Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Rabu (11/3/2026) pagi. Dalam kunjungan tersebut, ia menyerahkan bantuan pribadi kepada para siswa yang terdampak serta keluarga korban meninggal dunia.

Didampingi Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, Giri Prasta meninjau sejumlah titik terdampak, termasuk fasilitas pendidikan di SD Negeri 5 Banjar yang mengalami kerusakan cukup serius akibat banjir bandang.

Dalam kesempatan itu, Giri Prasta juga bertemu langsung dengan para siswa yang terdampak bencana. Banyak dari mereka kehilangan perlengkapan sekolah setelah air bah menerjang kawasan tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian, mantan Bupati Badung dua periode ini memberikan bantuan pribadi berupa uang tunai sebesar Rp800 ribu kepada para siswa SD Negeri 5 Banjar yang kehilangan perlengkapan sekolah.

“Kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah air bah ini. Harapan kami, korban yang masih dalam proses pencarian dapat segera ditemukan dan langkah-langkah pemulihan dapat berjalan melalui koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, serta seluruh pihak terkait,” ujar Giri Prasta.

Banjir bandang yang terjadi sebelumnya tidak hanya merusak fasilitas umum, tetapi juga berdampak pada rumah warga di sekitar aliran sungai. Sejumlah rumah mengalami kerusakan berat bahkan ada yang hancur total.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, pemerintah disebut sedang menyiapkan langkah penataan Daerah Aliran Sungai (DAS). Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan relokasi bagi warga yang rumahnya berada di kawasan paling terdampak.

“Terkait rumah warga yang terdampak, terdapat empat kepala keluarga yang rumahnya rusak berat, bahkan ada yang hancur total. Kami berupaya mencarikan solusi melalui relokasi ke lokasi yang lebih aman agar ke depan masyarakat dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman,” jelasnya.

Menurut Giri Prasta, langkah-langkah tersebut akan dilakukan melalui koordinasi antara Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Buleleng, serta Balai Wilayah Sungai Bali-Penida.

Usai meninjau sekolah yang terdampak, Giri Prasta melanjutkan kunjungannya dengan melayat ke rumah duka korban banjir bandang yang merupakan satu keluarga.

Korban diketahui adalah Komang Suci (44) bersama dua anaknya, Putu Wini (17) dan Kadek Wahyu (12), yang hanyut terbawa arus saat bencana terjadi. Namun hingga saat ini, Putu Wini masih belum ditemukan.

Dalam kesempatan tersebut, Giri Prasta menyerahkan punia sebesar Rp50 juta kepada keluarga korban sebagai bentuk empati dan dukungan.

Ia juga berharap proses pencarian korban yang masih hilang dapat segera membuahkan hasil. Menurutnya, tim gabungan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih terus melakukan upaya pencarian di lokasi kejadian.

“Kami berharap korban yang masih dicari dapat segera ditemukan,” ujarnya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan penanganan dampak bencana berjalan serta memberikan dukungan moral kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang di Desa Banjar. (BB)

Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *