Rumah Warga Pergung Roboh, Bupati Jembrana Janjikan Bedah Rumah

Rumah Ni Luh Darni yang roboh dan dikunjungi oleh Bupati Jembrana, Rabu. (Foto: Prokopim Jembrana)

JEMBRANA, bicarabali.com – Musibah robohnya rumah warga di Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali, mendapat perhatian langsung dari Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan. Pada Rabu (8/4/2026), ia turun langsung meninjau kondisi rumah milik Ni Luh Darni di Banjar Petapan Kelod yang ambruk akibat bencana alam.

Kunjungan tersebut bukan sekadar formalitas. Bupati Kembang memastikan kondisi korban dalam keadaan sehat sekaligus melihat langsung kerusakan rumah yang dialami keluarga Ni Luh Darni. Di tengah situasi yang sulit, kehadiran pemerintah daerah diharapkan mampu memberikan rasa tenang bagi warga terdampak.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kembang juga menyerahkan bantuan darurat sebagai bentuk respons cepat pemerintah. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako lengkap, kasur, peralatan memasak, serta obat-obatan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga korban dalam masa pemulihan awal pascabencana.

Tak hanya bantuan jangka pendek, Pemkab Jembrana juga menyiapkan langkah lanjutan. Bupati Kembang menegaskan komitmennya untuk mengusulkan program bedah rumah bagi warga yang rumahnya roboh.

“Kami akan berupaya secepat mungkin mengusulkan program bedah rumah bagi warga yang tertimpa musibah ini. Tujuannya agar Ibu Ni Luh Darni dan keluarga bisa kembali memiliki tempat tinggal yang layak dan aman,” ujar Bupati Kembang.

Pernyataan tersebut menjadi angin segar bagi korban, mengingat kondisi rumah yang sudah tidak memungkinkan untuk ditempati. Program bedah rumah dinilai sebagai solusi jangka panjang agar warga bisa kembali menjalani kehidupan dengan lebih aman dan nyaman.

Untuk mempercepat realisasi bantuan tersebut, Bupati Kembang juga menginstruksikan dinas terkait serta perangkat desa setempat agar segera melengkapi administrasi yang dibutuhkan. Langkah ini penting agar proses pengusulan dapat segera masuk dalam prioritas anggaran mendatang.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya respons cepat pemerintah dalam menangani dampak bencana di tingkat desa. Kehadiran langsung kepala daerah tidak hanya memastikan bantuan tersalurkan, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam melindungi warganya di saat-saat sulit.

Dengan langkah cepat ini, diharapkan proses pemulihan dapat segera berjalan, dan keluarga Ni Luh Darni kembali memiliki hunian yang layak. (AWJ/BB/Rls)

Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *