24 April 2026

Peringatan Kartini di Badung Fokus pada Aksi Nyata Perempuan

Penyerahan penghargaan kepada peserta lomba dalam rangkaian “Semangat Kartini (Sekar) Badung” 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa. (Foto: Prokompim Badung)

BADUNG, bicarabali.com – Peringatan Hari Kartini 2026 di Kabupaten Badung, Bali, tidak sekadar seremoni. Lewat Perayaan Puncak “Semangat Kartini (Sekar) Badung” yang digelar di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (21/4/2026), perempuan didorong tampil sebagai penggerak utama dalam isu lingkungan, ekonomi kreatif, hingga sosial kemasyarakatan.


Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Badung bersama Tim Penggerak (TP) PKK Badung ini dihadiri Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, Ketua TP PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Sekretaris I TP PKK Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta, jajaran organisasi kewanitaan, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Badung.


Dalam sambutan Bupati Badung yang dibacakan Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, ditegaskan bahwa semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini tetap relevan hingga kini. Kartini disebut sebagai simbol emansipasi yang membuka ruang bagi perempuan untuk mendapatkan hak yang sama dalam pendidikan, pekerjaan, dan kontribusi bagi bangsa.


“Perayaan Hari Kartini diharapkan dapat menjadi momentum menghidupkan kembali semangat perjuangan Kartini, khususnya dalam mendorong peran perempuan agar lebih berdaya, kreatif dan mandiri,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa peran perempuan di Badung kini semakin nyata di berbagai sektor. Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa semangat Kartini terus hidup dalam kehidupan masyarakat.


“Ini adalah wujud nyata semangat Kartini yang terus hidup. Pemkab Badung berkomitmen terus memperkuat perlindungan, pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup perempuan melalui berbagai program dalam mewujudkan Badung yang ramah perempuan, ramah anak dan berkeadilan gender. Karena ketika perempuan berdaya, maka keluarga kuat dan daerah pun maju,” terangnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menekankan bahwa Sekar Badung bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan gerakan nyata yang melibatkan perempuan sebagai aktor utama perubahan.


Ia menjelaskan, tahun ini Sekar Badung mengusung tema pengelolaan lingkungan yang diwujudkan dalam empat pilar utama, yakni Kartini Peduli Lingkungan, Kartini Kreatif, Kartini Sehat, dan Kartini Berbagi.
“Aksi ini merupakan gerakan bersama dimana perempuan tampil sebagai penggerak utama bukan hanya peserta. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, namun menjadi nilai dan semangat Kartini dalam setiap kegiatan dan kebijakan daerah, menuju Badung bersih, berdaya dan berkelanjutan,” jelasnya.


Berbagai kegiatan digelar untuk mendukung gerakan tersebut. Selain senam bersama seperti Senam Adi Cipta, Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, serta partisipasi Ikatan Langkah Dansa Indonesia (ILDI) Badung, acara juga diramaikan pameran 32 UMKM, pemeriksaan kesehatan, hingga beragam lomba lintas jenjang pendidikan.


Lomba yang digelar meliputi lomba kreativitas gagasan penanggulangan dan metode pengolahan sampah tingkat SMA, lomba membaca puisi tingkat SD, lomba cipta kreativitas dari bahan daur ulang sampah tingkat SMP, serta lomba cerdas cermat tingkat PKK terkait kebijakan pengelolaan sampah di Badung.


Tak hanya itu, digelar pula talk show bertema “Pengelolaan Sampah dan Peran Kartini Masa Kini”, dengan keynote speaker Ketua TP PKK Provinsi Bali, Nyonya Putri Suastini Koster.


Pada puncak acara, dilakukan penandatanganan MoU antara Pemkab Badung dengan pihak Garuda Wisnu Kencana terkait potongan harga tiket masuk sebesar 50 persen bagi anak ber-KIA Badung. Selain itu, diserahkan santunan modal usaha dari BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja wanita, subsidi Kredit Usaha Mikro Badung Sejahtera (Sidikumbara) untuk keluarga yatim piatu, bantuan makanan tambahan bagi penyandang disabilitas, balita, dan ibu menyusui, serta penghargaan bagi para pemenang lomba.


Melalui Sekar Badung 2026, semangat Kartini diharapkan tidak hanya dikenang, tetapi terus hidup dalam aksi nyata perempuan Badung yang berdaya dan mandiri. (AWJ/BB/Rls)

Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *