kutulis pesan singkat ini karena kamu lebih cinta gawaimu daripada mendengarkan rayuanku malam ini
langit gelap di halaman rumahku tapi hatiku lebih gelap lagi karena aku tak mampu memetik sebuah bintang pun yang bisa kupasang di hatiku
maka kutulis pesan singkat ini kepadamu, wahai, gadis yang di situ tolonglah baca dan balas pesanku ini maukah kamu menjadi lampu di hatiku? __________________________________
Tentang Penyair Nanoq da Kansas bernama asli Wayan Udiana. Lahir di Banjar Moding, Desa Candikusuma, Jembrana, Bali, 1965. Mengenal puisi sejak SMP, lalu sejak memutuskan berhenti sekolah saat duduk di kelas dua SMA, Nanoq belajar menulis puisi dari berbagai bacaan sampai akhirnya bertemu dan mendapat “pelajaran” dari Umbu Landu Paranggi di akhir 1980-an.
Di samping terpublikasikan di media-media koran, puisi-puisi Nanoq juga terangkum di berbagai antologi bersama yang terbit di Bali dan luar Bali. Sekarang Nanoq masih tetap menulis puisi dan membina anak-anak muda di bidang sastra, teater, dan musik di kampung halamannya, Jembrana, dalam wadah Komunitas Kertas Budaya, Bali Experimental Teater dan kelompok musik Badai Di Atas Kepalanya. Nanoq hidup dengan bertani dan mengelola sebuah warung kopi.