24 Oktober 2026

Badung Peduli Goes to School, Siswa SMAN 2 Abiansemal Dapat Apresiasi

Ketua TP PKK Badung Rasniathi Adi Arnawa menyapa dan bersalaman dengan siswa SMAN 2 Abiansemal dalam kegiatan Badung Peduli Goes to School, Jumat. (Foto: Prokompim Badung)

BADUNG, Bicarabali.com –Prestasi siswa, kepedulian lingkungan, hingga kemampuan memecahkan persoalan sosial menjadi perhatian Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, saat mengunjungi SMA Negeri 2 Abiansemal, Jumat (23/10/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program gerakan kemanusiaan Badung Peduli (BP) Goes to School yang rutin digelar setiap bulan. Program ini dirancang sebagai bentuk kepedulian terhadap peserta didik sekaligus dukungan terhadap proses tumbuh kembang generasi muda di setiap kecamatan.

Dalam kegiatan tersebut, Rasniathi mengapresiasi berbagai potensi dan prestasi yang dimiliki SMAN 2 Abiansemal. Menurutnya, sekolah ini tidak hanya mempunyai sarana dan prasarana pendidikan yang megah dan representatif, tetapi juga mampu mengembangkan inovasi di bidang lingkungan serta mendorong prestasi akademik siswa.

Sejumlah pencapaian yang mendapat perhatian di antaranya pengelolaan lingkungan melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R), karya tulis ilmiah, hingga keberhasilan siswi yang lolos ke Institut Pertanian Bogor (IPB).

“SMA Negeri 2 Abiansemal ini luar biasa. Tidak hanya memiliki gedung sekolah yang megah dan bagus untuk menunjang proses pendidikan, tetapi juga memiliki banyak prestasi yang patut kita apresiasi, baik dari siswa-siswi maupun para guru,” ungkapnya.

Siswa Dilatih Memecahkan Persoalan Sosial

Selain mengapresiasi prestasi sekolah, Rasniathi juga menyoroti kegiatan Study Case and Problem Solving yang menjadi bagian dari program Badung Peduli Goes to School.

Dalam simulasi tersebut, siswa diajak mengidentifikasi persoalan aktual yang terjadi di masyarakat, termasuk isu distribusi bahan bakar minyak (BBM). Melalui diskusi kelompok, peserta didik ditantang menyusun solusi kritis sekaligus memikirkan langkah antisipatif untuk jangka panjang.

Menurut Rasniathi, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyampaikan pendapat, serta menawarkan solusi terhadap persoalan yang mereka temui.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar memahami suatu permasalahan, tetapi juga dilatih untuk berpikir kritis, berani menyampaikan pendapat, dan menawarkan solusi. Kita ingin generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga mampu memberikan kontribusi pemikiran,” tambahnya.

Ada Ruang Curhat dan Pameran Seni Siswa

Pelaksana kegiatan, Kadek Didin Arya Pradita, melaporkan bahwa pelaksanaan Badung Peduli Goes to School di Kecamatan Abiansemal merupakan rangkaian kedua setelah sebelumnya sukses diselenggarakan di Kuta Utara.

Dalam kegiatan kali ini, terdapat tiga agenda utama yang dirancang untuk memberikan pengalaman edukatif sekaligus ruang ekspresi bagi siswa.

Agenda pertama adalah Mental Health Session, yang memfasilitasi siswa untuk menyampaikan cerita dan perasaan melalui Pohon Harapan bersama psikolog.

Agenda kedua berupa Study Case and Problem Solving, yang mengajak siswa mengidentifikasi persoalan aktual dan merumuskan solusi melalui diskusi kelompok.

Sementara itu, agenda ketiga adalah Art Showcase, yakni ruang pameran kreativitas seni siswa yang ditampilkan sepanjang koridor aula sekolah.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Badung Peduli Goes to School menghadirkan pendekatan edukasi yang menggabungkan perhatian terhadap kesehatan mental, kemampuan berpikir kritis, serta pengembangan kreativitas peserta didik.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Badung I.B. Putu Mas Arimbawa, Plt. Camat Abiansemal Wayan Bagiarta Gunawan, perwakilan OPD terkait, jajaran Komite Sekolah, Perbekel dan Bendesa Adat Desa Sedang, serta ratusan siswa SMAN 2 Abiansemal. (WIJ/BB/Rls)

Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *